Home » , , , , , , » Urgensi Pengembangan Bahasa dikalangan Kaum Sarungan

Urgensi Pengembangan Bahasa dikalangan Kaum Sarungan

Written By kediaman Putro Nugroho on Selasa, 06 November 2012 | 03.34


Belakangan ini sudah sering kita dengar bahwa sudah hampir diseluruh pondok pesantren se-madura mulai mengembangkan talenta atau kemampuan para santri mereka dalam menguasai berbagai macam bahasa asing baik bahasa Arab, bahasa Ingris, bahasa Jerman,bahasa Mandarinserta masih banyak lagi bahasa-bahasa yang menurut persepsi mereka mungkin masih bisa mereka pelajari di pondok pesantren.
            Sudah banyak contoh kongkrit yang bisa kita jumpai di pondok-pondok pesantren se-madura yang berperanpenting dalam menggembleng santri-santrinya agar bisa menguasai berbagai bahasa asing yang saat ini populeralitasnya masih bisa dibilang sebagai bahasa yang terdaftar disejumlah atau sederetan bahasa-bahasa yang setatusnya hampir mendekati bahasa Internasional tanpa mendestruktif nilai religious pondok pesantren sedikit pun.
            Dalam hal ini, berbagai pondok-pesantren di Madura menggunakan berbagai metode serta madus pembelajaran yang berbeda-beda, namun disitu tetap bertujuan untuk membangun karakter kaum sarunganagar bisa dan mempuni dalam menguasai bahasa Arab maupun bahasa Inggris yang masih bertaraf International, meski mereka harus belajar dan mengais ilmu bahasa di lingkungan pondok pesantren masing-masing.
Kemudian tidak hanya cukup sampai disini bahkan di masa mendatang, bisa jadi Pondok-pondok Pesantren di Madura juga akan merencanakan untuk menambah bahasa lain yang bersifat pilihan, seperti Perancis, Jerman, Jepang, dan Mandarin.
Selanjutnya, Kedua bahasa Arab dan Inggris  di samping digunakan sebagai bahasa komunikasi para penghuni pesantren, juga digunakan sebagai bahasa pengantar menyampaikan materi pelajaran di kelas. Materi-materi pelajaran bahasa arab dan agama, seperti tafsir, hadits, fiqh, tauhid, muthalaah, mahfudzat dan sebagainya disampaikan dengan menggunakan bahasa pengantar bahasa Arab. Dan materi-materi bahasa Inggris, seperti reading, conversation, comporsation, dan grammar disampaikan menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris, tanpa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Tujuan dilaksanakan berbagai kegiatan pengembangan tersebut tak lepas dengan tujuan atau harapan yang sangan tinggi nilainya dalam merubah dan mencetak kader-kader generasi santri lulusan pondok pesantren menjadi santri yang mempunyai SDM yang unggul dan bisa diandalkan di lingkungan masyarat. 

Putro Nugroho Siswa SMA Ma'arif Bangkalan
dan Santri di PPSMCH
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Putro nugroho. Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Kediaman Putro Nugroho - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger